
MEMASUKI hari ke-14 perkembangan penanganan tanah longsor di Kampung Palasari, Desa Santana Mekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, masih menyisakan sampah dan material tanah serta batu. Itu sekaligus mencari satu korban, tertimbun Ajengan Didi yang hingga kini belum ditemukan.
Komandan Satgas Penanggulangan Bencana, Letkol (Inf) Iman Wicaksana didampingi Danramil 1207 Cisayong Kapten Inf Handriyono mengungkapkan, selama pembersihan sampah yang menyumbat jembatan utama sudah bisa teratasi dengan mengunakan alat bantu Senzo dari Kecamatan Sukaratu. Sehingga air yang melalui bawah jembatan sudah mengalir dengan lancar.
Selain itu, material lumpur, kayu dan bambu diatas jembatan dan dibawah jembatan sudah dikumpulkan dan dibakar mengunakan ban bekas.
"Kayu dan Bambu sudah tereduksi 100 persen," katanya saat dilokasi.
Selain itu, tim pencarian korban mengalami kendala karena tidak ada saksi mata yang mengetahui titik persisnya korban tertimbun tanah longsor.
"Saksi mata tidak ada sehingga menyulitkan tim pencari korban dalam menemukan jasad korban. Mudah-mudahan korban segera diketemukan," katanya.
Personil gabungan dari TNI, BPBD Kabupaten Tasikmalaya, Unsur Muspika, warga dan relawan terus melakukan pembersihan material tanah longsor di Kampung Palasari, Desa Santana Mekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya.
"hari" - Google Berita
March 13, 2020 at 02:36PM
https://ift.tt/2QbC1Pb
Hari ke-14 Pascalongsor, Ajengan Didi Belum Ditemukan - galamedianews.com
"hari" - Google Berita
https://ift.tt/30byRRZ
Bagikan Berita Ini
0 Response to "Hari ke-14 Pascalongsor, Ajengan Didi Belum Ditemukan - galamedianews.com"
Post a Comment